Paringin (Kemenag Balangan) – Kepala Kantor Kementerian Agama (Ka.Kankemenag) Kabupaten Balangan, Drs. H. Saribuddin, M.Pd.I, menegaskan pentingnya aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) bagi ASN maupun Non ASN di lingkungan Kemenag Balangan. Hal ini, ujarnya, untuk mengantisipasi maraknya modus penipuan yang mengatasnamakan layanan aktivasi IKD.
“Aktivasi IKD sangat penting dilakukan, bukan hanya untuk pembaruan data kependudukan, tetapi juga untuk menghindari penipuan. Beberapa waktu terakhir banyak terjadi kasus penipuan yang berkedok aktivasi IKD, sehingga masyarakat dirugikan. Dengan adanya kegiatan ini, kita bisa memastikan data terupdate dan aman,” ujarnya usai kegiatan Aktivasi Identitas Kependudukan Digital oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Balangan yang digelar di Aula Asy Syura Kemenag Balangan, Kamis (28/08/2025).
Saribuddin menyampaikan terima kasih kepada jajaran Disdukcapil Balangan yang telah hadir langsung memfasilitasi proses aktivasi IKD bagi seluruh pegawai.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan Disdukcapil yang bersedia datang langsung melayani di kantor kami. Hal ini tentu sangat membantu ASN dan Non ASN untuk mengurus aktivasi dengan lebih mudah,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Saribuddin mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap pihak-pihak yang mengaku dari Disdukcapil dan meminta data pribadi melalui telepon atau pesan singkat.
“Disdukcapil tidak pernah menghubungi masyarakat untuk aktivasi tanpa ada jadwal resmi. Kalau ada pihak yang meminta data pribadi dengan alasan aktivasi IKD, itu patut dicurigai sebagai penipuan,” tegasnya.
Selain sebagai langkah antisipasi penipuan, aktivasi IKD juga membawa sejumlah manfaat, di antaranya mempermudah akses layanan publik. Ke depan, kartu tanda penduduk fisik secara bertahap akan digantikan oleh identitas digital yang dapat diakses melalui aplikasi resmi.
“Melalui IKD, layanan administrasi akan lebih cepat, efisien, dan transparan. Cukup dengan aplikasi, masyarakat bisa menunjukkan identitas tanpa harus membawa KTP fisik,” jelas Saribuddin.
Dengan adanya kegiatan ini, Saribuddin berharap seluruh pegawai Kemenag Balangan dapat menjadi contoh bagi masyarakat dalam pemanfaatan layanan digital kependudukan.
“Mari kita sama-sama dukung program digitalisasi kependudukan ini demi kemudahan pelayanan dan keamanan data kita bersama,” pungkasnya.
Kegiatan aktivasi IKD di Kemenag Balangan ini berlangsung lancar dengan bimbingan langsung dari tim teknis Disdukcapil. Peserta hanya perlu menyiapkan KTP fisik, mengunduh aplikasi, dan mengikuti tahapan aktivasi hingga berhasil memindai kode QR untuk validasi data.
Penulis: Uswah
Foto: Uswah
0 Comments